Blog Ferry Ferrari

Kita hidup bukan untuk mencintai orang yang sempurna. Tapi untuk belajar mencintai dengan sempurna orang yang tidak sempurna

“Bacanya yang keras ya Pa …”

Ditulis oleh ferryryuki di/pada Januari 12, 2010

Semuanya itu disadari John pada saat dia termenung seorang diri, menatap kosong keluar jendela rumahnya. Dengan susah payah ia mencoba untuk memikirkan mengenai pekerjaannya yang menumpuk. Semuanya sia-sia belaka.

Yang ada dalam pikirannya hanyalah perkataan anaknya Magy di suatu sore sekitar 3 minggu yang lalu. Malam itu, 3 minggu yang lalu John membawa pekerjaannya pulang. Ada rapat umum yang sangat penting besok pagi dengan para pemegang saham.

Pada saat John memeriksa pekerjaannya, Magy putrinya yang baru berusia 4 tahun datang menghampiri, sambil membawa buku ceritanya yang masih baru. Buku baru bersampul hijau dengan gambar peri. Dia berkata dengan �suara manjanya, “Papa lihat!” John menengok kearahnya dan berkata, “Wah, buku baru ya?” “Ya Papa!” katanya berseri-seri, “Bacain dong!” “Wah, Ayah sedang sibuk sekali, jangan sekarang deh”, kata John dengan cepat sambil mengalihkan perhatiannya pada tumpukan kertas di depan hidungnya.

Magy hanya berdiri terpaku disamping John sambil memperhatikan. Lalu dengan suaranya yang lembut dan sedikit dibuat-buat mulai merayu kembali “Tapi mama bilang Papa akan membacakannya untuk Magy”. Dengan perasaan agak kesal John menjawab: “Magy dengar, Papa sangat sibuk. Minta saja Mama untuk membacakannya”. “Tapi Mama lebih sibuk daripada Papa” katanya sendu. “Lihat Papa, gambarnya bagus dan lucu.” “Lain kali Magy, sana! Papa sedang banyak kerjaan.”

John berusaha untuk tidak memperhatikan Magy lagi. Waktu berlalu, Magy masih berdiri kaku disebelah Ayahnya sambil memegang erat bukunya. Lama sekali John mengacuhkan anaknya. Tiba-tiba Magy mulai lagi “Tapi Papa, gambarnya bagus sekali dan ceritanya pasti bagus! Papa pasti akan suka”. “Magy, sekali lagi Ayah bilang: Lain kali!” dengan agak keras John membentak anaknya.

Hampir menangis Magy mulai menjauh, “Iya deh, lain kali ya Papa, lain kali”. Tapi Magy kemudian mendekati Ayahnya sambil menyentuh lembut tangannya, menaruh bukunya dipangkuan sang Ayah sambil berkata “Kapan saja Papa ada waktu ya, Papa tidak usah baca untuk Magy, baca saja untuk Papa. Tapi kalau Papa bisa, bacanya yang keras ya, supaya Magy juga bisa ikut dengar”.

John hanya diam. Kejadian 3 minggu yang lalu itulah sekarang yang ada dalam pikiran John. John teringat akan Magy yang dengan penuh pengertian mengalah. Magy yang baru berusia 4 tahun meletakkan tangannya yang mungil diatas tangannya yang kasar mengatakan: “Tapi kalau bisa bacanya yang keras ya Pa, supaya Magy bisa ikut dengar”. Dan karena itulah John mulai membuka buku cerita yang diambilnya, dari tumpukan mainan Magy di pojok ruangan.

Bukunya sudah tidak terlalu baru, sampulnya sudah mulai usang dan koyak. John mulai membuka halaman pertama dan dengan suara parau mulai membacanya. John sudah melupakan pekerjaannya yang dulunya amat sangat penting. Ia bahkan lupa akan kemarahan dan kebenciannya terhadap pemuda mabuk yang dengan kencangnya menghantam tubuh putrinya di jalan depan rumah. John terus membaca halaman demi halaman sekeras mungkin, cukup keras bagi Magy untuk dapat mendengar dari tempat peristirahatannya yang terakhir. Mungkin…

Sumber: Dudung

Ditulis dalam Renungan | Bertanda: , , | 1 Komentar »

Pesan Tersembunyi ‘I Love You’ dari Gadis Cilik Kanker Otak

Ditulis oleh ferryryuki di/pada November 8, 2009

Saya baca dari detik.com yang isinya:

Cincinnati, AS, Gadis cilik 6 tahun berhasil menyembunyikan catatan kecil yang dibuatnya selama 9 bulan ketika mengidap kanker otak. Catatan yang disembunyikan di hampir seluruh bagian rumahya itu baru ditemukan oleh keluarganya setelah sang gadis meninggal dunia.

Elena Desserich didiagnosa kanker otak ketika usianya masih 5 tahun. Selama 9 bulan melawan penyakitnya, Elena menyembunyikan ratusan catatan kecil di setiap halaman buku, lemari, laci, tas, baju, sweater bahkan di tempat cuci piring.

I Love Grace‘, demikian catatan yang ditulis Grace kepada adik tersayangnya, seperti dikutip dari Dailymail, Sabtu (7/11/2009).

Elena meninggal pada Agustus 2007, tapi orang tuanya, Keith (34 tahun) dan Brooke (35 tahun) serta adiknya, Grace yang berusia 5 tahun pada saat itu baru menemukan catatan dan gambar yang disembunyikan Elena baru-baru ini atau dua tahun setelah kematian Elena.

“Setelah dikumpulkan, ternyata catatan itu sudah terkumpul dalam tiga kotak besar,” ujar Keith.

Sekarang keluarga Elena berusaha mengumpulkan semua catatan dan gambar buatan Elena yang menyentuh itu dalam sebuah buku.

Ketika Elena didiagnosa penyakit kanker otak pada tahun 2006, orang tuanya hanya diberitahu bahwa hidup Elena hanya tinggal 135 hari lagi. Dan sejak itu, setiap harinya orang tua Elena berusaha membuat momen spesial untuk Elena.

“Kami tidak ingin fokus pada penyakit kankernya, kami hanya ingin melakukan apapun yang Elena inginkan,” ujar Keith.

Keith dan Brooke tidak ingin Gracie, adik Elena melupakan kakaknya begitu saja, jadi mereka membuat sebuah jurnal khusus untuk mengenang Elena.

“Dia adalah gadis yang sangat bijak di usianya yang baru 6 tahun. Catatan-catatan itu adalah cara dia mengatakan pada kami bahwa segalanya akan baik-baik saja. Setiap kami menemukan tulisan itu, rasanya Elena seperti memeluk kami,” ujar Keith.

Meskipun Elena mendapatkan terapi radiasi tiap hari, tapi kondisinya justru tambah memburuk, bahkan sudah tidak bisa bicara lagi.

Namun meski gadis kecil pemberani itu tidak bisa bicara lagi, ia tetap menyuarakan isi hatinya melalui sebuah tulisan. Kebanyakan tulisan yang disembunyikan Elena ditujukan untuk adiknya, Gracie. Tapi ia juga menuliskan untuk ibu, ayah, kakek dan anjing favoritnya, Sally.

Beberapa tulisan ‘I Love You’ yang dibuat Elena juga diberi gambar hati dan bunga. Satu tulisan yang dibuat Elena, ‘I Love You Gracie, Go Go‘ adalah catatan yang paling membuat Gracie semangat dan bangga mempunyai kakak seperti Elena.

Catatan Elena yang sudah dibukukan rencananya akan disumbangkan pada the Cure Starts Now Cancer Foundation dan didedikasikan untuk menginspirasi semua penderita kanker di seluruh dunia.

-Saya terharu sekali-

Ditulis dalam Renungan | Bertanda: , , , , | Leave a Comment »

Gugatan Terkonyol di Dunia

Ditulis oleh ferryryuki di/pada September 4, 2009

Saya dapat e-mail dari sahabat yang isinya:

Gugatan terkonyol di dunia (stella award)
Tahukah anda???

Sebuah penghargaan bernama Stella Award diberikan untuk gugatan paling “konyol” di AS. Mereka mendapat ganti rugi besar justru karena ulah dan kekonyolannya sendiri. Dan pemenangnya adalah yang paling gila dan nekat!!! Stella Award juga sebagai penghargaan untuk para juri dinegara tersebut. Nama Stella Award sendiri berasal dari Stella Liebeck.
Nenek berusia 81 tahun ini menumpahkan kopi yang dibelinya di McDonald kedirinya sendiri.Liebeck menggugat McDonald dan dinyatakan menang. Kasus Stella mengilhami pemberian penghargaan ini. Penghargaan ini juga disponsori oleh organisasi pengacara AS.Para kandidat untuk Stella award tahun ini adalah:

1. Kathleen Robertson dari Texas. Robertson memenangkan ganti rugi dari dewan juri sebesar $780.000 setelah ia menggugat sebuah toko furnitur. Robertson menggugat toko itu karena pergelangan kakinya patah setelah tersandung anak laki-laki yang berlarian di dalam toko tersebut. Pemilik toko furnitur sangat terkejut terhadap isi putusan tersebut, mengingat anak lelaki yang “badung” itu adalah anak kandung Robertson sendiri.

2. Carl Truman dari Los Angeles. Pria berusia 19 tahun ini memenangkan ganti rugi sebesar $74.000 dan biaya perawatan kesehatan setelah tetangganya melindas tangannya dengan Honda Accord. Truman tampaknya tidak menyadari bahwa tetangga pemilik Accord tersebut sedang berada dibalik setir mobil itu ketika Truman berusaha mencuri velg mobil tersebut.

3. Terrence Dickson dari Bristol , Pennsylvania. Dickson sedang berusaha meninggalkan rumah yang baru saja ia rampok dengan melewati pintu garasi. Namun, ia tidak bisa membuat pintu garasi otomatis itu membuka ke atas karena pintu itu sedang rusak. Dickson juga tidak bisa kembali ke rumah itu. Karena ketika ia menutup pintu yang menghubungkan garasi dengan rumah, pintu itu terkunci secara otomatis. Karena keluarga pemilik rumah sedang berlibur, Dickson terkunci di garasi selama delapan hari dan bertahan hidup dengan meminum Pepsi dan sekantung besar makanan anjing yang ia temukan di garasi. Dickson-sang maling apes itu- menggugat asuransi pemilik rumah dan mengklaim bahwa kejadian itu mengakibatkan ia menderita gangguan mental yang hebat. Dewan juri sepakat untuk memberi Dickson $500.000.

4. Jerry Williams dari Little Rock , Arkansas. Iamemenangkan ganti rugi $14.500 dan biaya perawatan kesehatan setelah bokongnya digigit oleh anjing tetangga . Anjing itu sendiri terantai di teras tetangganya. Award tersebut layak untuk diberikan kepada Williams. Juri berpendapat bahwa anjing tersebut mungkin sedikit terpengaruh oleh tindakan William yang saat itu menembaki anjing itu dengan senapan angin berkali-kali.

5. Amber Carson dari Lancaster, Pennsylvania. Sebuah restoran di Philadelphia diperintahkan untuk membayar pada Carson sebesar $113.500 setelah ia terpeleset genangan minuman ringan yang menyebabkan ulang lengannya patah. Minuman itu bisa berada di lantai karena Carson melempar minuman itu pada pacarnya ketika bertengkar 30 menit sebelumnya.

6. Kara Walton dari Delaware. Walton sukses menggugat sebuah night club ketika ia terjatuh ke lantai dari jendela WC umum night club tersebut. Kejadian itu menyebabkan patahnya dua gigi depan Walton. Kejadian itu terjadi ketika ia mencoba menyelinap melalui jendela WC demi menghindari membayar cover charge sebesar $3.50. Ia dianugerahi ganti rugi sebesar AS$12.000 dan biaya perawatan gigi.

DAN PEMENANGNYA ADALAH :

Merv Grazinsky dari Oklahoma City. Pada November 2001, Grazinsky membeli sebuah mobil caravan Winnebago sepanjang sekitar 9 meter. Dalam perjalanan pertamanya menuju rumah, ia melewati jalan tol, menyetel radio sambil menyetir dengan kecepatan pada 70 mph. Lalu dengan santai, Grazinsky meninggalkan kursi supir ke belakang untuk membuat secangkir kopi . Tidak mengherankan, kendaraan itu keluar dari jalan tol, menabrak, dan terguling. Grazinsky menggugat Winnebago karena tidak menyebutkan dalam buku petunjuk bahwa kendaraan itu tidak bisa melakukan hal tersebut . Ia mendapat ganti rugi sebesar $1.750.000 plus sebuah Winnebago baru . Akibat kasus ini, Winnebago akhirnya mengubah buku petunjuknya.

Hhmm.klo nyari duit segampang itu ngapain capek2 kuliah a..he3x
Akankah ini terjadi dinegara kita…?? Mungkin bisa-bisa saja..
Saya rasa gitu…Tapi saya ragu…haha hehe hihi

Ditulis dalam Aneh | Bertanda: , , , | 2 Komentar »

Ternyata… ada Senyum di uang Rp 1000

Ditulis oleh ferryryuki di/pada Juli 22, 2009

Saya menerima e-mail dari sahabat yang mengungkap bahwa ada senyuman tersembunyi di uang kertas Rp 1000.

Gambar uangnya

Gambar uangnya

Kita perbesar lagi…

Simak yang teliti di kancingnya

Simak yang teliti di kancingnya

Kita lihat lagiii….

Tadaaaa...... Keep Smiling

Tadaaaa...... Keep Smiling

Ditulis dalam Kreativitas | Bertanda: , , , , , | 2 Komentar »

Indahnya Rencana Tuhan

Ditulis oleh ferryryuki di/pada Juni 26, 2009

Ketika aku masih kecil, waktu itu ibuku sedang menyulam sehelai kain. Aku yang sedang bermain di lantai, melihat ke atas dan bertanya, apa yang ia lakukan. Ia menerangkan bahwa ia sedang menyulam sesuatu di atas sehelai kain. Tetapi aku memberitahu kepadanya, bahwa yang kulihat dari bawah adalah benang ruwet.

Ibu dengan tersenyum memandangiku dan berkata dengan lembut: “Anakku, lanjutkanlah permainanmu, sementara ibu menyelesaikan sulaman ini; nanti setelah selesai, kamu akan kupanggil dan kududukkan di atas pangkuan ibu dan kamu dapat melihat sulaman ini dari atas.”

Aku heran, mengapa ibu menggunakan benang hitam dan putih, begitu Semrawut menurut pandanganku. Beberapa saat kemudian, aku mendengar suara ibu memanggil; ” anakku, mari kesini, dan duduklah di pangkuan ibu. “

Waktu aku lakukan itu, aku heran dan kagum melihat bunga-bunga yang indah, dengan latar belakang pemandangan matahari yang sedang terbit, sungguh indah sekali. Aku hampir tidak percaya melihatnya, karena dari bawah yang aku lihat hanyalah benang-benang yang ruwet.

Kemudian ibu berkata:”Anakku, dari bawah memang nampak ruwet dan kacau, tetapi engkau tidak menyadari bahwa di atas kain ini sudah ada gambar yang direncanakan, sebuah pola, ibu hanya mengikutinya.

Sekarang, dengan melihatnya dari atas kamu dapat melihat keindahan dari apa yang ibu lakukan.

Sering selama bertahun-tahun, aku melihat ke atas dan bertanya kepada Allah; “Allah, apa yang Engkau lakukan? ” Ia menjawab: ” Aku sedang menyulam kehidupanmu.” Dan aku membantah,” Tetapi nampaknya hidup ini ruwet, benang-benangnya banyak yang hitam, mengapa tidak semuanya memakai warna yang cerah?”

Kemudian Allah menjawab,” Hambaku, kamu teruskan pekerjaanmu, dan Aku juga menyelesaikan pekerjaanKu di bumi ini. Satu saat nanti Aku akan memanggilmu ke sorga dan mendudukkan kamu di pangkuanKu, dan kamu akan melihat rencanaKu yang indah dari sisiKu.

Sumber artikel: www.dudung.net

Ditulis dalam Motivasi | 1 Komentar »

Ucapkan “terima kasih” walaupun Anda yang memberi, dan mohon maaflah walaupun Anda berada dalam posisi yang benar.

Ditulis oleh ferryryuki di/pada Maret 31, 2009

Ini memang terkesan ganjil. Tapi, jika dilakukan akan memberikan efek positif bagi orang yang melakukannya. Kita memang jarang memuji kinerja orang. Tapi dalam hati kecil setiap manusia, unsur pujian adalah sebuah kebutuhan yang mendesak dalam alam bawah sadar kita. Sekarang jujur saja, siapa yang tidak mau dipuji dalam hidup kita? Dan juga memberikan maaf sangat jauh lebih mudah daripada jujur mengakui kesalahan dan memohon maaf. Di lingkungan kita sendiri, sudah banyak orang yang pemaaf, namun masih belum banyak orang yang secara jantan mengakui kesalahan dan meminta maaf kepada orang yang tersakiti.

Seandainya kita melihat tukang sayur yang selalu menjadi langganan kita, atau loper koran langganan kita. Alangkah baiknya kita juga memberikan tanda “terima kasih” atas kerja mereka, walaupun tidak sering. Sangat jelas orang tersebut akan terkejut, bahkan sangat terkejut sekali jika Anda langsung mengucapkan “Terima kasih, Bang. Sudah memberikan sayur yang bagus untuk keluarga saya.” atau “Terima kasih, Bang. Koran yang Abang kirimkan selalu tepat waktu dan tidak pernah cacat.”. Jika Anda yang menjadi tukang sayur atau loper koran, perasaan apa yang Anda alami saat itu?

Juga saat berselisih pendapat, atau bahkan berdebat secara frontal. Walaupun Anda berada dalam posisi yang benar, dan didukung oleh bukti yang kuat, jika Anda memohon maaf terhadap “lawan” Anda, silakan tunggu apa yang akan terjadi……

Setiap manusia memang memiliki ego. Tapi egois adalah tidak baik. Apalagi egoistis.

Anda belum mencobanya? Silakan mencobanya. Dan ini tidak memiliki resiko yang besar. Bahkan malah akan memberikan manfaat untuk diri Anda sendiri.

Kita memang tidak sebaik malaikat, tapi kita bisa membuat malaikat kagum pada kita.

Ditulis dalam Renungan | Bertanda: , , , , | 2 Komentar »